
Teknis Budidaya Pepaya
Tanaman dapat tumbuh pada dataran rendah dan tinggi 700-1.000 m dpl, curah hujan 1.000-2.000 mm/tahun, suhu udara optimum 22-26 °C dan kelembaban udara sekitar 40%. Tanah subur, gembur, mengandung humus dan harus banyak menahan air,pH tanah yang ideal adalah netral dengan pH 6-7.
PERSIAPAN LAHAN
Sebelum penanaman lahan dibersihkan dari rumput, semak dan kotoran lain, kemudian dicangkul/dibajak dan digemburkan. Bentuk bedengan berukuran lebar 200-250 cm, tinggi 20-30 cm, panjang secukupnya, jarak antar bedengan 60 cm. Buat lubang ukuran 60x60x40 cm di atas bedengan, dengan jarak tanam 2×2,5 m. Tambahkan kompos 10 kg dan dolomit atau kapur pertanian 1 kg per lubang tanam.
PERAWATAN
Lakukan penyiangan sekaligus pembubunan secara rutin. Penyiraman dilakukan ketika tanah kering karena tanaman pepaya membutuhkan cukup air. Hama tanaman yang biasa menyerang yaitu kutu aphids dan tungau. Semprot secara rutin dengan pestisida baik hayati maupun kimia sesuai anjuran. Sedengkan nematoda yang bisa menyebabkan Tanaman layu ditangani dengan Furadan.
PEMUPUKAN
Tiap minggu setelah tanam beri pupuk kimia, 50 gram ZA, 25 gram Urea, 50 gram SP-30 dan 25 gram KCI, dicampur dan dibenamkan melingkar sekitar pohon dan. Satu bulan kemudian lakukan pamupukan kedua dengan komposisi 75 grom ZA, 35 gram Urea, 75 gram SP-36. dan 40 gram KCI. Saat umur 3-5 bulan lakukan pemupukan ketiga dengan komposisi 75 gram ZA, 50 Gram Urea, 75 gram SP-36, 50 gram KCI. Umur 6 bulan dan seterusnya 1 bulan sekali diberi pupuk dengan 100 gram ZA, 60 gram Urea, 75 gram SP-36. dan 75 gram KCI. Mulai umur 3-5 bulan setelah tanam tambahkan pupuk MU dosis 15 gram/phn (1 sendok makan) taburkan bersamaan dengan NPK nya (campur dg NPK) atau terpisah. Jika ingin hasil lebih optimal Pupuk MU semprotkan 10-15 hari sekali dengan dosis 1-2 gram per liter air (1-2 sendok makan/tangki)
PANEN
Tanaman pepaya dapat dipanen setelah 9-12 Bulan. pepaya dipetik harus pada waktu buah itu memberikan tanda-tanda kematangan: warna kulit buah mulai menguning. Panen diakukan setiap 10 hari sekali.
Jenis Pupuk yang menggunakan teknologi nano ini telah tersebar secara komersial dan populer di kawasan Eropa, Australia, Japan dan South Afrika.
Petunjuk Pemakaian Pupuk MU
Disemprotkan melalui daun, disiramkan atau dibenamkan ke dalam tanah di sekitar perakaran.
Dosis Pupuk MU melalui penyemprotan dengan dosis 1-2 gr per liter air :
- Padi pada umur 15, 45 dan 65 HST
- Jagung pada umur 20, 40 dan 60 HST
- Sayuran setiap 7-10 hari sekali
Dosis Pupuk MU untuk tanaman tahunan aplikasi disiramkan atau dibenamkan ke dalam tanah di sekitar perakaran dengan dosis :
- Umur < 3 tahun : 20-30 gr
- Umur 3-5 tahun : 30-50 gr
- Umur > 5 tahun : 50-75 gr



