
Teknis Budidaya Cabai
PENYEMAIAN
Rendam dahulu benih dalam air hangat (50 °C) selama satu jam.sebar secara merata pada bedengan persemaian dengan media berupa campuran tanah dan pupuk kandang/kompos (1:1), kemudian tutup dengan karung goni. Penyemaian benih juga bisa dalam polybag kecil. Lamanya penyemaian 25-30 hari sampai bibit berdaun 4.
PERSIAPAN LAHAN
Lahan dicangkul sedalam 30-40 cm sampai gembur kemudian dibuat bedengan-bedengan dengan lebar 1-1,2 m, tinggi 30 cm, dan jarak antar bedengan 60 cm. Lubang tanam dibuat dengan Jarak tanam 60×50 cm, sehingga dalam tiap bedengen terdapat 2 baris tanaman. Campurkan dalam bedengan pupuk dasar berupa pupuk kandang/kompos sebanyak 10-20 ton/ha dan pupuk SP-36 sebanyak 200 kg/ha dan siramkan merata pupuk MU yang sudah dilarutkan pada air dengan dosis 1-2 sendok makan 10 liter air (vol. gembor 10 literan) kemudian tutup bedengan dengan mulsa dan biarkan selama 1 minggu sebelum ditanami.
PERAWATAN
Penyulaman dilakukan untuk mengganti bibit yang sakit atau yang tumbuh tidak normal. Dilakukan 1-2 minggu setelah tanam.Pengairan diberikan dengan cara digenangi atau dengan disiram per lubang. Penggemburan tanah atau pendangiran dilakukan bersamaan dengan pemupukan kedua atau pemupukan susulan. Pemberian ajir dilakukan untuk menopang berdirinya tanaman. Tunas air yang tumbuh di bawah cabang utama sebaiknya dipangkas. Hama yang menyerang tanaman cabai antara lain kumbang daun kutu daun, tungau, ulat buah. Sedangkan penyakit yang menyerang yaitu layu bakteri, busuk buah, rebah samai, dsb. Ada juga penyakit yang disebabkan virus Gemini/ bulai. Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengendalikan hama penyakit, antaralain penggunaan border 4-6 baris Jagung, penggunaan musuh alami, penggunaan perangkap, penggunaan pestisida nabati dan penggunaan pestisida kimia.
PEMUPUKAN
Pupuk yang diberikan berupa NPK 20 gr/tanaman/Kocor NPK setiap minggu dengan dosis 10 gr/phn. Untuk hasil lebih maksimal pupuk MU dikocorkan bersamaan dengan NPK atau terpisah dengan dosis 1-2 sendok makan/10 liter air. Kocorkan 200-250 cc/phn/seminggu sekali
PENYEMPROTAN : Semprotkan Pupuk MU dengan dosis 1-2 gr/liter air setiap 1-2 minggu sekali dan setiap habis panen semprotkan pupuk MU dosis seperti diatas.
PANEN
Cabai dapat dipanen pertama kali pada umur 70-75 hari setelah tanam di dataran rendah dan pada umur 4-5 bulan di dataran tinggi dengan interval panen 3-7 hari.
Jenis Pupuk yang menggunakan teknologi nano ini telah tersebar secara komersial dan populer di kawasan Eropa, Australia, Japan dan South Afrika.
Petunjuk Pemakaian Pupuk MU
Disemprotkan melalui daun, disiramkan atau dibenamkan ke dalam tanah di sekitar perakaran.
Dosis Pupuk MU melalui penyemprotan dengan dosis 1-2 gr per liter air :
- Padi pada umur 15, 45 dan 65 HST
- Jagung pada umur 20, 40 dan 60 HST
- Sayuran setiap 7-10 hari sekali
Dosis Pupuk MU untuk tanaman tahunan aplikasi disiramkan atau dibenamkan ke dalam tanah di sekitar perakaran dengan dosis :
- Umur < 3 tahun : 20-30 gr
- Umur 3-5 tahun : 30-50 gr
- Umur > 5 tahun : 50-75 gr



