
Teknis Budidaya Kelapa Sawit
PERSIAPAN LAHAN
Pembukaan lahan dapat dilakukan secara manual maupun menggunakan alat berat, pembersihan lahan dilakukan secara kimiawi dengan menggunakan herbisida. Setelah pembersihan lahan dilanjutkan dengan membuat lajur tanam menurut jarak antar barisan dan pembuatan lubang tanam. Lubang tanaman berukuran 50x50x50 cm, jarak tanam9x9 m. Waktu tanam yang tepat biasanya di awal musim penghujan. Jika terdapat bibit yang memiliki pertumbuhan tidak normal terkena penyakit atau bahkan mati, maka bibit sawit tersebut harus disulam. Penyulaman dilakukan ketika bibit berumur 10 hingga 14 bulan.
PERAWATAN
Penyiangan yaitu membersihkan gulma yang tumbuh disekitar tanaman kelapa sawit. Gulma merupakan tanaman pengganggu yang dapat mengambil nutrisi dan makanan pokok tanaman sawit, sehingga tanaman sawit akan tumbuh dak maksimal. Hama yang biasa menyerang yaitu ulat, kumbang dan hama kus. Sedangkan penyakit yang menyerang yaitu busuk akar dan busuk pangkal batang. Dikendalikan dengan penggunaan pes sida baik haya maupun sinte s secara bijak.
PEMUPUKAN
MAKRO majemuk (NPK) atau Makro tunggal (Urea, TSP, KCL) dosis sesuai rekomendasi baik untuk Tanaman Belum Menghasilkan maupun Tanaman Menghasilkan, Dosis Pupuk MU untuk tanaman TBM 20-30 gram/pokok (dua rotasi/tahun) dosis tanaman TM 30-60 gram/pokok (dua rotasi/tahun).
CARA APLIKASI :
- Dicampur secara merata bersama dengan pupuk majemuk dan atau pupuk tunggal lainnya
- Ditaburkan secara merata pada radius 0,3 – 0,5 Mtr dari pangkal pokok atau
- Dilarutkan dalam air kemudian di kocorkan pada radius 0,3 – 0,5 Mtr dari pangkal pokok
MANFAAT :
- Memperbaiki kualitas tanah tempat berkembangnya tanaman pokok
- Menjaga sistim perakaran dan tanaman agar tidak mudah terserang penyakit
- Memperbaiki metabolisme sel sel tanaman pokok
- Membantu meningkatkan proses penyerapan unsur hara makro & mikro agar lebih optimal
- Memacu pertumbuhan tanaman dari fase vegetative ke generative
- Mempercepat fase TBM ke TM pada tanaman Sawit
- Memperbaiki kualitas, kuantitas dan bobot buah yang di panen
- Mampu menghemat penggunaan pupuk Makro 25-50% dari dosis rekomendasi
CARA APLIKASI PUPUK MU PADA PEMBIBITAN :
- Semprotkan PMX 100 dosis 2 gr per liter air 7-15 hari sekali atau
- Kocorkan Pupuk MU bersama dengan NPK/Makro sesuai dosis rekomendasi, Cara aplikasi pupuk MU larutkan 2 sendok makan pada 10 liter air kemudian kocorkan 200 ml/pokok/polybag bisa bersamaan dengan NPK
PANEN
Pada umumnya kelapa sawit mulai berbuah setelah umur 2,5 tahun dan masak 5,5 bulan setelah penyerbukan. Buah sawit dapat dipanen ketika berumur 31 bulan. Namun tidak semua buah kelapa sawit bisa dipanen secara bersamaan.
Jenis Pupuk yang menggunakan teknologi nano ini telah tersebar secara komersial dan populer di kawasan Eropa, Australia, Japan dan South Afrika.
Petunjuk Pemakaian Pupuk MU
Disemprotkan melalui daun, disiramkan atau dibenamkan ke dalam tanah di sekitar perakaran.
Dosis Pupuk MU melalui penyemprotan dengan dosis 1-2 gr per liter air :
- Padi pada umur 15, 45 dan 65 HST
- Jagung pada umur 20, 40 dan 60 HST
- Sayuran setiap 7-10 hari sekali
Dosis Pupuk MU untuk tanaman tahunan aplikasi disiramkan atau dibenamkan ke dalam tanah di sekitar perakaran dengan dosis :
- Umur < 3 tahun : 20-30 gr
- Umur 3-5 tahun : 30-50 gr
- Umur > 5 tahun : 50-75 gr



